× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_light.png

Tak banyak yang tahu, Indonesia ternyata menjadi salah satu surga bagi kayu termahal di dunia — kayu gaharu. Dikenal juga dengan sebutan agarwood atau oud, gaharu bukanlah sekadar kayu biasa. Nilainya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per kilogram, terutama untuk kualitas super yang sangat langka.

Kayu gaharu berasal dari pohon Aquilaria spp., yang tumbuh di hutan tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Namun tidak semua pohon Aquilaria menghasilkan gaharu. Hanya pohon yang terinfeksi secara alami oleh jamur tertentu yang kemudian membentuk resin harum di dalam batangnya — resin inilah yang menjadi bahan baku gaharu bernilai tinggi.

Dilansir dari National Geographic, Mongabay Indonesia, dan Reuters, gaharu telah lama menjadi komoditas mewah di pasar internasional. Di Timur Tengah dan Eropa, minyak gaharu digunakan sebagai bahan dasar parfum eksklusif, dupa untuk ritual keagamaan, dan minyak aromaterapi premium. Harga minyak gaharu murni bahkan bisa menyaingi harga emas dan permata.

Menurut data perdagangan global, harga gaharu dengan kualitas tertinggi bisa mencapai USD 30.000 hingga 100.000 per kilogram, atau sekitar Rp450 juta hingga lebih dari Rp1,5 miliar, tergantung pada kadar resin dan keaslian aromanya. Fakta ini membuat gaharu dijuluki sebagai “liquid gold of the forest” atau emas cair dari hutan.

Indonesia sendiri memiliki beberapa wilayah penghasil gaharu terbaik, seperti Kalimantan, Papua, dan Sumatera. Namun sayangnya, karena tingginya permintaan global, banyak pohon gaharu liar yang diburu secara tidak terkendali. Akibatnya, kini gaharu termasuk tanaman yang dilindungi di bawah peraturan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species).

Para peneliti kini berusaha membudidayakan pohon gaharu secara berkelanjutan menggunakan metode inokulasi buatan, agar resin dapat dihasilkan tanpa harus menunggu proses alami yang memakan waktu puluhan tahun. Dengan cara ini, diharapkan produksi gaharu bisa terus berlanjut tanpa merusak ekosistem hutan.

Gaharu bukan hanya sekadar kayu mahal, tetapi juga simbol kekayaan alam dan kearifan lokal yang patut dijaga. Aroma gaharu yang khas dan nilainya yang fantastis membuatnya dijuluki sebagai kayu surgawi — hadiah alam yang bernilai tinggi, sekaligus tanggung jawab besar untuk dilestarikan.

Sumber:
National Geographic Indonesia – “Gaharu, Emas Hitam dari Hutan Tropis”
Mongabay Indonesia – “Mengintip Nilai Ekonomi Kayu Gaharu yang Langka dan Mahal”
Reuters – “Agarwood Trade Thrives Amid Growing Global Demand for Luxury Fragrances”

#Gaharu #KayuTermahalDunia #Agarwood #KekayaanAlamIndonesia #HutanTropis #MinyakGaharu #ParfumMewah #InovasiHijau #BeritaViral #SumberDayaAlam

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_light.png light
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_light.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama